Soal Membaca, Gus Dur miliki kekuatan luar biasa

Kudus, NU OnlinePresiden keempat RI KH.Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki kekuatan membaca yang luar biasa. Gus Dur adalah  sosok tauladan yang mampu menjadi inspirasi dalam pengembangan  nilai-nilai karakter.

95 Persen Situs Berusia 1000 Tahun telah Dihancurkan

Jakarta, NU OnlinePara pecinta warisan sejarah Islam dan sebagian warga lokal Saudi Arabia terkejut dengan banyaknya warisan sejarah di Makkah dan Madinah yang telah dibuldoser,

Mengenal Almarhum KH Cholil Bisri

Kiai Cholil Kiai NU dari Jawa Tengah yang sangat disegani. Dalam dirinya terdapat sosok seorang yang bukan hanya benar-benar kiai, tetapi juga penulis, politisi, dan sekaligus seorang sufi. Keluarga besarnya adalah kiai-kiai besar dan para penuli…

PBNU Diundang Pemerintah Saudi untuk Kembangkan Dunia Islam

Jakarta, NU OnlineKunjungan PBNU ke Pusat Pemerintahan Arab Saudi dua bulan mendatang tidak membahas isu pemekaran Masjid Nabawi yang mencakup pembongkaran makam Rasulullah. Menurut KH Malik Madani, pertemuan tersebut tidak berhubungan dengan rumor pe…

Recent Articles:

Keteguhan Masyitah Mempertahankan Keimanan

April 18, 2014 NU Online Comments Off

Kisah tentang keteguhan seorang wanita yang bernama Masyitah dalam mempertahankan keimanannya ini begitu masyhur. Masyitah adalah seorang pelayan di kerajaan Fir’aun. Dia bertugas melayani putri Fir’aun.

Secara diam-diam, rupanya Masyitah telah mengikuti ajaran Nabi Musa a.s. Ia menyembunyikan keyakinannya, sebab  Fir’aun akan bertindak kejam kepada siapapun yang mengikuti ajaran Nabi Musa a.s.

Hingga suatu hari, ketika Masyitah menyisir rambut putri Fir’aun, dia mengucap kalimat basmalah sehingga putri Fir’aun mendengarnya. Sang putri pun mengadukan peristiwa ini kepada ayahnya. Masyitah dipanggil untuk menghadap Fir’aun.

“Hai Masyitah, kudengar dari puteriku kamu dan seluruh keluargamu telah mengikuti ajaran Musa dan Harun! Benarkah berita itu?” tanya Fir’aun.

“Benar! aku dan seluruh keluargaku telah menjadi pengikut Musa. Ketahuilah, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah! termasuk dirimu!”

Mendengar hal itu, Fir’aun menjadi murka. “Baiklah, kalau kamu tetap pada pendirianmu. Kamu dam keluargamu akan kumasukkan ke kuali itu,” kata Fir’aun, sembari menunjuk ke sebuah kuali besar berisi air mendidih.

“Azab Allah di akhirat lebih aku takutkan daripada hukumanmu,” jawab Masyitah mantap.

Maka, satu persatu keluarga Masyitah mulai dimasukkan ke dalam kuali. Hingga pada giliran anaknya yang masih bayi, iman Masyitah mulai diuji dengan rasa sayang seorang ibu.

Namun, di sini keajabian terjadi. Bayi Masyitah tiba-tiba dapat bebicara. “Wahai Ibu! Janganlah engkau ragu. Sesungguhnya engkau di jalan yang benar. kelak kita akan berkumpul lagi di dalam surga Allah yang penuh kenikmatan,”

Mendengar perkataan tersebut, tanpa ragu lagi Masyitah pun terjun bersama bayinya, menemui Allah swt. sebagai seorang syuhada.

(Ajie Najmuddin/disarikan dari buku Membina Akidah dan Akhlak)

 



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Guru NU Harus Jemput Bola Jelang Penerimaan Siswa Baru

April 18, 2014 NU Online Comments Off

Karanganyar, NU Online
Guru-guru yang mengabdi di sekolah Ma’arif NU dan madrasah-madrasah yang membawa misi dakwah aswaja Nahdlatul Ulama harus berani menjemput bola. Mereka tidak boleh segan-segan turun ke masyarakat untuk menitipkan anak di lembaga pendidikan NU.

Demikian dikatakan Ketua yayasan Nurul Hikmah kecamatan Mojogedang Karanganyar, Kiai Mukti Ali, Kamis (17/4).

“Jika nahdliyin ingin mempunyai kader-kader NU setidaknya harus menjemput bola, terutama guru atau ustadz-ustadzah yang mengabdi di yayasan atau madrasah yang berkultur NU,” ujar Kiai Mukti yang juga Ketua PCNU Karanganyar. 

Konkretnya, lanjut Kiai Mukti, mereka berkunjung dari rumah ke rumah untuk mengajak anak warga bersekolah di sekolah yang menanamkan paham ke-NUan.

“Seperti kita ketahui bersama, saat ini banyak sekali warga NU terutama di Karanganyar kurang percaya diri untuk menitipkan putra-putrinya di sekolah-sekolah NU.” 

Sebab itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bisa meyakinkan mereka, kata Kiai Mukti. Selain itu, faktor penting yang harus selalu diperhatikan ialah keunggulan yang harus dimiliki sekolah.

Sehingga, dengan keunggulan atau prestasi di bidang tertentu, kaderisasi NU lewat jalur pendidikan agak terbantu, pungkas Ketua PCNU Karanganyar. (Ahmad Rosyidi/Alhafiz K)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Bersedekah Tanpa Izin Ibu atau Suami

April 18, 2014 NU Online Comments Off

Seorang anak bersedekah untuk tetangganya 1 juta rupiah dari hasil celengan atau tabungan anak itu sendiri, kemudian ibunya tahu dan tidak suka dengan nominal yang tersebut. Apakah anak itu salah karena sedekah tidak minta ijin ibunya dulu? Terimakasih.

Muhammad Jaelani

Plosokuning Minomartani NGaglik Sleman

 

NB: Bagaimana juga sedekah istri dengan menyisihkan uang belanja tanpa meminta izin suaminya.

 

Jawaban:

Penanya yang budiman, setelah membaca deskripsi masalah yang ditanyakan, kami menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan sedekah di atas adalah sedekah tathawwu` atau yang biasa dikenal di kalangan umum dengan sebutan sedekah sunnah. Dalam konteks ini setidaknya ada beberapa hal yang berkaitkelindan, yaitu pihak yang memberikan sedekah (al-mutashaddiq), pihak yang menerima sedekah (al-mutashaddaq ‘alaih), harta yang dibuat sedekah (al-mutashaddaq bih), dan niyat sedekah.

Pertanyaan di atas berkaitan dengan pihak yang memberikan sedekah tathawwu’, karenanya penjelasan kami akan fokuskan pada hal yang pertama yaitu pihak yang memberikan sedekah. Bahwa sedekah tathawwu` adalah tabarru’ karenanya pihak pemberi sedekah haruslah ahl at-tabarru` (orang yang boleh memberikan sesuatu secara sukarela). Lantas siapakah ahlut tabarru’? Ahlut tabarru` adalah orang yang berakal, baligh, rasyid (cakap), dan memiliki kewenanggan untuk melakukan tasharruf (pengelolaan). Karena itu sedekah yang diberikan oleh seorang anak kecil tidaklah sah. Hal ini sebagimana dikemukakan dalam kitab al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah:

???? ??????? ?????????????? ???? ????? ???????????? ? ???? : ???????? ???????? ???????? ? ??? ????????? ??? ???????????? . ??????? ?????? ????? ??????? ???????? ???????????? ???? ?????????? 

“Seorang yang bersedekah haruslah ahli tabarru`, yaitu orang yang berakal, baligh, cakap, dan memiliki kewenangan untuk mengelola apa yang dimilikinya” (Kementrian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait, al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, cet-1, Mesir-Dar ash-Shofwah, juz, 36, h. 326).

Kendatipun demikian, seorang anak kecil (shabiyy) yang memberikan sedekah tanpa seizin ibu atau orang tuanya tidak dengan serta merta disalahkan. Sebab, tidak ada alasan baginya untuk dipersalahkan. Bahkan semestinya orang tua menamamkan sifat kedermawan dan suka menolong kepada orang yang sedang tertimpa kesusahan kepada anaknya.

Sedangkan penjelasan mengenai seorang istri yang bersedekah dengan menggunakan uang belanja tanpa seizin suami adalah sebagai berikut. Bahwa uang belanja tersebut pada dasarnya adalah harta suami, seorang istri hanya sebagai pihak yang mengelola harta tersebut, tentu dengan izin sang suami. Para fuqaha` sepakat bahwa seorang istri boleh memberikan sedekah dari harta suaminaya dengan izin yang jelas darinya. Sedangkan jika tanpa izin, menurut jumhurul ulama diperbolehkan sepanjang tidak dilarang sang suami dan jumlahnya sedekahnya sedikit. Hal ini sebagaimana dikemukakan dalam kitab yang sama dengan di atas.  

???????? ???????????? ????? ??????? ??????? ???????????? ???? ??????????? ???? ?????? ????????? ?????????? ?????????? ????? ?????? ????????? ???????? . ????? ??????? ???????????? ???? ???? ????????? ????? ???? ???????? ????? ? ?????? ?????? ?????? ????? ????? ???????? ?????? ????????? ????????????

“Para fuqaha’ telah sepakat bahwa boleh bagi seorang istri bersedekah dari rumah (harta) suaminya kepada peminta atau selainnya dengan izin yang jelas dari sang suami. Sebagaimana boleh menurut jumhurul ulama bagi seorang istri bersedekah dari harta suaminya dimana sang suami tidak mengizinkan dan tidak melarangnya. Hal ini ketika harta yang disedekahkan itu jumlahnya sedikit.” (Kementrian Wakaf dan Urusan Islam Kuwait, al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, cet-1, Mesir-Dar ash-Shofwah, juz, 36, h. 326).

Dari pemaparan mengenai pandangan jumhurul ulama yang memperbolehkan seorang istri memberikan sedekah dari harta suaminya setidaknya bisa diambil kesimpulan bahwa dalam sedekah tersebut tidak mengganggu kebutuhan primer keluarga seperti kebutuhan suami dan anak. Pihak suami mengetahui bahwa sang istri bersedekah dengan hartanya tetapi mendiamkan saja. Sepanjang hal ini terpenuhi maka tidak menjadi persoalan. Namun jika suami melarang tentunya tidak diperbolehkan.

 

Mahbub Ma'afi



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Yogyakarta, NU Online
Dalam rangka pelantikan pengurus cabang masa khidmat 2014-2015 dan peringatan hari lahir atau Harlah ke-54, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Studium General tentang optimalisasi Bonus Demografi, di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Rabu (16/4).

Dalam acara tersebut hadir Anggota DPR RI Akhmad Muqowwam (Mantan Ketua Pansus RUU Desa), Eman Hermawan (Mantan Ketua PC PMII D.I.Yogyakarta), Addin Jauharuddin (Ketua umum PB PMII) dan Taufan E Nugroho (Ketua umum DPP KNPI) sebagai pembicara. Dalam rangkaian acara tersebut, Miftakul Azis menyampaikan Orasi Ilmiah Visi baru PMII. Acara tersebut juga dihadiri oleh alumni-alumni PC PMII D.I Yogyakarta, organisasi kepemudaan dan para kader PMII D.I.Yogyakarta.

Studium General yang mengambil tema “Peran PMII dalam Optimalisasi Bonus Demografi di Indonesia” ini didasari atas pentingnya posisi Indonesia di masa yang akan datang seiring dengan naiknya angka usia produktif (bonus demografi) di Indonesia.

Berdasarkan hasil kajian ekonomi, baik yang dibuat oleh pemerintah maupun lembaga internasional seperti World Bank, IMF, McKinsey dan Boston Consulting Group mengatakan bahwa Indonesia mempunyai prospek ekonomi yang cerah di masa mendatang dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata pertahun mencapai 6-7%. Sehingga pada tahun 2025 Indonesia diperkirakan masuk menjadi 7 negara terbesar di dunia.

"PMII sebagai organisasi kepemudaan harus mengambil posisioning yang jelas dalam mengoptimalkan mesin kaderisasinya untuk mengambil benefit dan manfaat positif dari bonus demografi. Untuk itu PMII harus memiliki visi yang jelas dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki agar tidak terjebak pada Bencana Demografi,”, ujar Miftakul Azis dalam orasi ilmiah Visi Baru PMII.

PMII harus berperan aktif untuk terwujudnya pasar yang lebih adil agar tercipta ketertiban dunia sebagaiman diamanatkan UUD 45 dengan mendorong dan mengawal agar negara ini berperan dan berfungsi sebagaimana mestinya dengan berani mengambil kebijakan yang diarahkan kepada kesejahteraan rakyat, berdaulat dan terhindar dari kerusakan.

“Sebagaimana prinsip bernegara kita Tashorruful imam ‘ala al-ra’iyyah manutun bil maslaha (kebijakan pemerintah atas rakyatnya berdasarkan maslahah bersama),” ujar Miftakul Azis terkait pasar bebas dan kerjasama ekonomi internasional.

Ketua Cabang PMII D.I. Yogyakarta, Zainuddin menyampaikan apresiasi dan kebanggan atas terselenggaranya pelantikan PC PMII cabang D.I. Yogyakarta. Dalam sambutannya, Ketua Cabang PMII D.I.Y. juga menegaskan Rekomendasi kepada Sahabat Miftakul Azis sebagai satu-satunya kandidat Ketua Umum PB PMII dari cabang D.I. Yogyakarta pada Kongres PMII yang akan datang. (Billy Aries/Anam)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Politik Islam dan Politisasi Islam

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Oleh Moeh. Zainal Abidin

Islam sering disebut sebagai agama yang “kaffah”, agama yang mengatur seluruh tatanan kehidupan umatnya. Mulai dari hal terkecil, seperti cara memakai dan melepas sandal hingga hal yang besar, seperti tata cara berpolitik yang bertujuan untuk mengatur hajat hidup orang banyak.

Dalam bahasa Arab (bahasa yang lazim digunakan oleh umat Islam), term politik identik dengan kata “siyasah”, yang berarti mengatur atau mengurusi. Sehingga jika diartikan secara terminologi, politik dalam Islam (siyasah) bisa bermakna tata cara mengatur atau mengurus seluruh umat Islam.

Berkaitan dengan hal ini, Nabi Muhammad Saw bersabda: "Siapa saja yang bangun pagi dengan tujuan selain Allah maka ia bukanlah (hamba) Allah, dan siapa saja yang bangun pagi namun tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka ia bukan dari golongan mereka." (HR. Al Hakim)

Namun yang menjadi persoalan mendasar adalah, bagaimana bentuk politik Islam secara jelasnya? Apakah Madinah yang dipimpin oleh nabi Muhammad bisa dikategorikan sebagai manifestasi dari formulasi politik beliau?

Menurut penulis, piagam Madinah merupakan undang-undang berisi perjanjian yang menetapkan hak, dan kewajiban bagi kaum Muslimin, Yahudi, serta kelompok-kelompok lain di kota Madinah, sehingga bisa menjadi suatu komunitas, yang di dalam bahasa Arab disebut dengan “ummah”.

Kalimat “ummah” sendiri, dalam piagam Madinah terdapat pada dua pasal, yakni pasal 1 dan 25. Menurut Ali Syari'ati, konsep ummah dalam Pasal 1 dari piagam Madinah bersifat eksklusif, hanya bagi umat Islam. Hal ini berarti, golongan manusia yang tidak berakidah sama, tidak dapat disebut sebagai umat yang satu. Sehingga konsep “ummah” dalam pengertian khusus (pengikut Nabi Muhammad Saw) berlaku disini. (M. Latif Fauzi: 2005).

Sedangkan dalam pasal 25, golongan Yahudi dan sekutunya sebagai bagian dari “ummah” sehingga konsep “ummah” secara umum (seluruh generasi umat manusia tanpa memandang batsan agama), berlaku dalam pasal ini.

Jika menilik perbedaan dari konsep”ummah” di atas, penulis menyimpulkan bahwa Nabi Muhammad saw, berusaha membangun sebuah negara yang menaungi berbagai golongan, tanpa membedakan suku maupun agama, dimana beliau sebagai pemimpin negara yang berhak mengambil keputusan jika dalam setiap permasalahan, sebagaimana tertera dalam pasal 23.

Nabi Muhammad Saw telah mengajarkan kepada umatnya cara membangun sebuah negara (state) dengan tingkat heterogenitas tinggi, sehingga salah jika ada yang mengatakan bahwa nabi Muhammad hanyalah bertugas untuk menyampaikan risalah tanpa memperhatikan keadaan sosio-politik masyarakat Madinah waktu itu.

Itu semua tidak berarti bahwa Islam mengharuskan umatnya untuk membangun sebuah negara, sebab tidak ada satu perintah pun, entah itu dalam Qur'an maupun hadis yang mewajibkan umat Islam mendirikan negara. Nabi Muhammad Saw hanya mengajari dan memberikan contoh kepada kita, bagaimana membangun negara melalui Piagam Madinah, meskipun konsep negara modern baru muncul berabad-abad setelah beliau wafat.

Konteks Kekinian

Banyak kelompok-kelompok Islam yang menginginkan kembalinya kejayaan Islam masa lampau dengan mimpi mendirikan negara Islam/khilafah internasional. . Mereka menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai legitimasi atas keinginan tersebut, diantaranya adalah QS al-Maidah ayat 44, 45, dan 47.

Ayat-ayat tersebut menerangkan bahwa, barang siapa yang memutuskan perkara tidak dengan hukum Allah, maka mereka adalah golongan orang-orang yang kafir, zalim dan fasik. Dalam perspektif mereka, hakim (pemutus perkara) haruslah seorang khalifah, artinya khalifah dengan khilafahnya menjadi wajib diwujudkan.

Mereka juga menggunakan ijma' sahabat sebagai legitimasi untuk mendirikan khilafah, yakni pasca wafatnya Rasulullah Saw, para sahabat berkumpul untuk memilih satu khalifah. Pendapat ini dikuatkan dengan argumen yang menunjukkan bahwa khilafah telah ada sejak awal mula Islam hingga keruntuhan Turki Usmani pada 1924.

Imam al-Qurthubi dalam al-Jami' li Ahkam al-Qur'an menjelaskan bahwa, QS  al-Maidah ayat 44-47 turun di kalangan orang-orang Yahudi, sebagaimana dijelaskan dalam shahih muslim dari sahabt al-Bar'bi azib. Menurut beliau, jika seorang muslim melakukan dosa besar (asal tidak menghalalkannya), ia masih dihukumi sebagai muslim, bukan kafir. Beliau juga menambahkan, bahwa dalam ayat -ayat diatas terdapat makna tersembunyi (izhmar),  yakni "Barang siapa yang tidak memakai hukum Allah karena menolak al-Qur'an dan mengingkarinya, maka ia digolongkan sebagai orang-orang kafir

DR. Ainur Rofiq menyebutkan bahwa pada masa awal Islam sampai runtuhnya kekhalifahan Utsmani tidak hanya ada satu khilafah saja, selain itu juga tidak ada kesatuan khilafah yang kontinyu pada masa tersebut. Beliau juga menambahkan bahwa, konsekuensi khilafah versi Islam garis kanan atau HTI, membuka peluang menjadi negara absolut dan autokritik. Alasannya adalah kewenangan khalifah yang terlalu besar. Pola separasi kekuasaan; legislatif, eksekutif dan yudikatif ada di tangan khalifah, sementara bawahannya hanya memmiliki kewenangan delegasi, bukan atribusi. (DR. Ainur Rofiq al-Amin: 2012).

Padahal kita semua tahu bahwa, nabi Muhammad selalu mengajak para sahabatnya untuk bermusyawarah sebelum mengambil keputusan, meskipun beliau adalah pengambil keputusan. Hal-hal semacam itu pula yang dilaksanakan oleh Khulafaur Rasyidin, para penerus kepemimpinan beliau. Melalui sifat tersebut, beliau mengajarkan dan mencontohkan kepada kita bahwa Islam adalah agama yang demokratis dan segala sesuatunya bisa didiskusikan, kecuali dalam bidang aqidah.

 

Moeh. Zainal Abidin, Ketua PMII Rayon Ushuluddin Komisariat Walisongo Semarang, Mahasiswa Perbandingan Agama fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo Semarang

 



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Tiga Juta Judul Buku Saku di Pasar, Bermuatan Wahabi

April 17, 2014 NU Online Comments Off

[WizardRSS: unable to retrieve full-text content]

Jakarta, NU OnlineMustasyar PBNU KH Nasaruddin Umar mengingatkan semua jajaran pengurus NU di tingkat manapun untuk segera mencetak sebanyak mungkin buku saku ke-NUan. Karena, semua karya ke-NUan itu bisa digunakan untuk mengimbangi hampir 3 juta judul buku saku Islam bermuatan non-NU di pasar.

Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

NYPD Bubarkan Program Rahasia Mata-Matai Muslim

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Jakarta, NU Online
Kepolisian New York atau NYPD membubarkan program rahasia yang dirancang untuk memata-matai Muslim dan mengidentifikasi ancaman terorisme potensial.

Unit Demografi sebelumnya mengirim detektif berpakaian sipil untuk mendengarkan percakapan dan membuat dokumen di tempat-tempat yang biasa dikunjungi Muslim, kata media AS sebagaimana dilansir oleh BBC Indonesia.

Pasukan itu telah menjadi subyek dua gugatan hukum federal di masa lalu dan memicu kemarahan dari kelompok-kelompok hak sipil.

Hal ini juga dilaporkan menjadikan Muslim tidak lagi mempercayai petugas penegak hukum.

"Reformasi ini adalah langkah kritis untuk meredakan ketegangan antara polisi dan komunitas yang mereka layani, agar polisi dan warga negara kita bisa saling membantu mengejar penjahat," kata Walikota New York Bill de Blasio dalam pernyataan tertulis.

Keputusan untuk menghentikan program ini dilaporkan sebagai keputusan Komisioner Polisi William Bratton dan dipandang sebagai langkah untuk menjauhkan diri dari praktek-praktek pengumpulan intelijen pasca serangan 11 September.

Unit yang telah beroperasi sejak 2003 dan kemudian dinamakan Unit Pengawasan Zona itu mencatat dimana Muslim bekerja, berbelanja, makan dan sholat.

"Unit Demografik membuat ketegangan psikologis di komunitas kami," kata Linda Sarsour dari Asosiasi Arab Amerika di New York kepada harian New York Times. (mukafi niam)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

PC GP Ansor Waykanan Buka Lomba Puisi Humor

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Waykanan, NU Online
GP Ansor Waykanan membuka lomba deklamasi puisi humor yang telah ditentukan panitian bagi pelajar SMA dan sederajat. Panitia membebaskan biaya pendaftaran lomba. Panitia telah menyediakan uang pembinaan sebesar satu juta rupiah untuk empat pemenang.

Puisi humor yang dilombakan, kata Ketua panitia lomba Gatot Arifianto, ialah karya penyair Remy Silado seperti Anjing, Celaka 13, Bisnis Paman, Jerit Sandal Jepit, Di Blok Apa? Tanda Tanya Hari Esok, Papi Mewanti Anak.

“Semuanya bisa dicari di internet,” kata Gatot yang menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Waykanan di Blambangan Umpu, Kamis (17/4).

Pelajar SMA di Waykanan yang berminat mengikuti lomba, lanjut Gatot, bisa menghubungi nomor 085379294777. Mereka juga bisa mengisi formulir pendaftaran di Yayasan Shuffah Blambangan Umpu, Galllery Faiz da Faiz jalan Jenderal Sudirman nomor 117 Km 2 Blambangan Umpu, Waykanan, Lampung.

Gatot menambahkan, warga Indonesia belakangan agak tegang atas sejumlah persoalan. Karenanya, GP Ansor Waykanan menarik momentum untuk relaksasi secara cerdas melalui lomba ini.

"Sajak-sajak itu tidak perlu didedah dan diinterprestasikan dengan rumit karena bahasa penyampaiannya ialah bahasa keseharian, tetapi berbobot. Kami berharap nilai-nilai di dalam sajak itu sampai pada peserta untuk terus disuarakan agar bangsa ini berbenah menjadi baik," kata Gatot yang karya sajaknya pada 2006 masuk dalam 20 besar Apresiasi Sastra Indonesia.

Koordinator Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) Lampung itu mengatakan, dewan juri lomba antara lain aktivis Komunitas Dongeng Dakocan Ivan S Bonang dan pekerja teater Iin Mutmainah. (Hasyim Asyari/Alhafiz K)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

PMII Rasyei IAIN Walisongo Bahas Pola Gerakan Wahabi

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Semarang, NU Online
Sedikitnya 80 anggota PMII Rayon Syariah dan Ekonomi Islam (Rasyei) IAIN Walisongo Semarang, mengadakan diskusi perihal gerakan Salafi Wahabi yang mewabah di perguruan tinggi umum, Kamis (17/4) pagi. Mereka tertantang untuk mengamati pola gerakan kelompok Wahabi.

Diskusi ini digelar guna memperingati harlah ke-54 PMII. “Terutama sebagai refleksi bagi organisasi pergerakan mahasiswa Islam ini dalam rangka mengabdi untuk Indonesia,” kata Ketua Rayon Syariah Shofi di ruang diskusi di auditorium II kampus III IAIN Walisongo jalan Walisongo nomor 3-5, Semarang.

PMII, kata narasumber Guntur Ramli, lahir dari rahim NU. Karenanya, syariat Islam bagi kader pergerakan bukan berwujud aspirasi dalam bentuk formal dalam peraturan pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

"Semangat gerakan PMII lebih kepada perjuangan nilai-nilai keadilan berbangsa dan bernegara yang diatur dalam syariat Islam," kata mantan Ketua PCINU Mesir.

Bisa dikatakan gerakan PMII bukan hanya untuk organisasi kemahasiswaan, tapi juga untuk bangsa, bagaimana mempertahankan demokrasi yang mengacu pada Pancasila dan UUD 1945, tandas Guntur.

Shofi menilai diskusi ini tidak kalah penting dengan demonstrasi di jalanan, "Bahkan kegiatan seperti ini harus lebih intens dilakukan sebuah organisasi pergerakan selain berdemo di jalanan. Demonstrasi juga harus diimbangi penyegaran berpikir." (Nufus Affandi/Alhafiz K)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Ekonomi Petani NU Harus Kuat

April 17, 2014 NU Online Comments Off

Kudus, NU Online
Rais Syuriyah PCNU Kudus KH Ulil Albab Arwani yang lazim disapa Gus Bab mengatakan perkembangan kehidupan perekonomian warga NU yang sebagian besar orang pedesaan dan menjadi petani, perlu diperhatikan. Sebab, ekonomi petani ini akan menjadi tolok ukur kekuatan Nahdlatul Ulama.

“Bila ekonomi warga NU kuat, maka Nahdlatul Ulama juga semakin kuat. Makanya, mari kita gerakkan ekonomi warga NU melalui pertanian ini,” tegasnya saat membuka acara sarasehan petani sekaresidenan Pati di pesantren Al-Mawaddah desa Honggosoco Jekulo Kudus, Selasa (15/4).

Gus Bab mendorong Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) melakukan pendampingan, pembinaan, dan arahan kepada petani NU menjadi lebih produktif dengan hasil yang baik.

“Petani bisa tumbuh dengan baik, pasti ekonomi NU akan kuat. Asal saat menanam padi, kita arahkan pada hasil yang berharga,” terang Gus Bab di depan puluhan pegiat LPPNU dan para petani binaan NU.

Putra KH Arwani Amin ini mengajak para petani bisa mengembangkan menanam padi hitam yang memiliki harga di atas rata-rata harga padi biasa karena memberi manfaat bagi kesehatan.

“Tanaman jenis padi hitam ini sangat berkualitas, harganya 36.000 per kilogram di samping berfaedah sebagai obat penyakit kencing manis,” kata Gus Bab mencontohkan almarhum Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Masruri Mughni yang menanam bibit padi hitam.

Gus bab juga mengingatkan pengurus LPPNU untuk menanamkan niat ibadah dalam pendampingan petani agar mendapat pahala besar. “Ibadah itu ada yang mahdhoh seperti ibadah wajib dan ghoiru mahdhoh seperti perjuangan pertanian.”

Selain Gus Bab, hadir juga Ketua PW LPPNU Jawa Tengah Edi Waluyo yang menjadi pembicara forum bertajuk Sosialisasi Badan Usaha Milik Petani yang diadakan PC LPPNU Kudus. (Qomarul Adib/Alhafiz K)



Powered By WizardRSS.com | Full Text RSS Feed | Amazon Wordpress | rfid blocking wallet sleeves

Upcoming Events

Polls

Bagaimana Situs Kami?

View Results

Loading ... Loading ...

Diskusi Terakhir (forum)

Artikel LPTNU

Mahasiswa STAINU di Maroko Diskusi Krisis Timur Tengah

Kenitera, NU OnlineMahasiswa STAINU Jakarta yang sedang mengikuti kelas internasional di Universitas Ibnu Tofail Kenitra, Maroko tidak menyiakan-nyiakan kesempatanya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan ilmiah.Kamis (3/4) kemarin di Wisma Mahasiswa STAI…

LPBI NU Perkuat Kelembagaan Kebencanaan di 8 Kabupaten

Surabaya, NU OnlineUntuk menguatkan kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai aktor utama penanggulangan bencana, Nahdlatul Ulama melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) dengan dukungan…

Soal Membaca, Gus Dur miliki kekuatan luar biasa

1351738727

Kudus, NU OnlinePresiden keempat RI KH.Abdurrahman Wahid atau Gus Dur memiliki kekuatan membaca yang luar biasa. Gus Dur adalah  sosok tauladan yang mampu menjadi inspirasi dalam pengembangan  nilai-nilai karakter.

95 Persen Situs Berusia 1000 Tahun telah Dihancurkan

1351750902

Jakarta, NU OnlinePara pecinta warisan sejarah Islam dan sebagian warga lokal Saudi Arabia terkejut dengan banyaknya warisan sejarah di Makkah dan Madinah yang telah dibuldoser,

Mengenal Almarhum KH Cholil Bisri

1351669648

Kiai Cholil Kiai NU dari Jawa Tengah yang sangat disegani. Dalam dirinya terdapat sosok seorang yang bukan hanya benar-benar kiai, tetapi juga penulis, politisi, dan sekaligus seorang sufi. Keluarga besarnya adalah kiai-kiai besar dan para penuli…

Berita NU Online

Keteguhan Masyitah Mempertahankan Keimanan

Kisah tentang keteguhan seorang wanita yang bernama Masyitah dalam mempertahankan keimanannya ini begitu masyhur. Masyitah adalah seorang pelayan di kerajaan Fir’aun. Dia bertugas melayani putri Fir’aun.
Secara diam-diam, rupanya Masyitah tela…

Guru NU Harus Jemput Bola Jelang Penerimaan Siswa Baru

Karanganyar, NU OnlineGuru-guru yang mengabdi di sekolah Ma’arif NU dan madrasah-madrasah yang membawa misi dakwah aswaja Nahdlatul Ulama harus berani menjemput bola. Mereka tidak boleh segan-segan turun ke masyarakat untuk menitipkan anak di lembaga…

Bersedekah Tanpa Izin Ibu atau Suami

Seorang anak bersedekah untuk tetangganya 1 juta rupiah dari hasil celengan atau tabungan anak itu sendiri, kemudian ibunya tahu dan tidak suka dengan nominal yang tersebut. Apakah anak itu salah karena sedekah tidak minta ijin ibunya dulu? Terimakasih…

Politik Islam dan Politisasi Islam

Oleh Moeh. Zainal Abidin
Islam sering disebut sebagai agama yang “kaffah”, agama yang mengatur seluruh tatanan kehidupan umatnya. Mulai dari hal terkecil, seperti cara memakai dan melepas sandal hingga hal yang besar, seperti tata cara berpoli…

Peringati Harlah, PMII Jogja Diskusikan Bonus Demografi

Yogyakarta, NU OnlineDalam rangka pelantikan pengurus cabang masa khidmat 2014-2015 dan peringatan hari lahir atau Harlah ke-54, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Studium General tentang optimalisasi Bonu…

Komentar Pembaca

  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in and view the post's comments. Ther...